DPRD Jatim Ingatkan Pemprov: Optimalkan Dana Mengendap Demi Kesejahteraan Rakyat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi. (Dok: Jurnas.net)
Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menyoroti persoalan dana milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang masih mengendap di Bank Jatim. Menurutnya, fenomena ini tidak bisa serta-merta dianggap sebagai kegagalan penyerapan anggaran, namun tetap perlu dikawal agar tidak berujung pada inefisiensi dan ketimpangan pemanfaatan dana publik.

Fuad menjelaskan bahwa secara teknis, dana yang terlihat “mengendap” di akhir tahun biasanya masih dalam proses penggunaan, untuk membiayai sejumlah proyek dan kegiatan pemerintah yang memang jadwal pembayarannya dilakukan di penghujung tahun anggaran. Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan untuk kebutuhan gaji pegawai serta pelaksanaan program-program yang baru dieksekusi menjelang tutup tahun.

"Sebenarnya, kita tidak bisa langsung menilai bahwa dana itu mengendap atau tidak. Ukurannya baru bisa dilihat di awal tahun berikutnya, sekitar Januari sampai Februari, ketika laporan sisa anggaran (Silpa) sudah jelas,” kata Fuad, Jumat, 24 Oktober 2025.

Pada periode awal tahun, ketika belum ada penarikan pajak daerah yang signifikan, lanjut Fuad, dana tersebut juga kerap digunakan untuk menutup kebutuhan rutin seperti gaji pegawai maupun belanja operasional DPRD.

Politisi muda dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan, DPRD Jawa Timur akan tetap mengawal secara ketat agar dana yang mengendap tidak berlarut-larut dan benar-benar disalurkan untuk kepentingan publik.

Baca Juga : Fuad Benardi: Direksi BUMD Harus Dievaluasi, Produk Laris Tapi Rugi Rp50 Miliar

Fuad mengingatkan, dengan tingkat kemiskinan di Jawa Timur yang masih tertinggi di Pulau Jawa menurut data BPS, pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan untuk mengurangi kesenjangan sosial.

"Kami dari Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal agar dana yang masih mengendap ini benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga miskin dan daerah tertinggal di Jawa Timur,” tegasnya.

Fuad juga mengingatkan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat Jawa Timur seharusnya kembali ke rakyat dalam bentuk program nyata yang menyentuh kehidupan mereka. Ia menilai, optimalisasi penggunaan dana publik tidak hanya soal serapan anggaran tinggi, tetapi juga tentang pemerataan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Pajak yang dibayarkan rakyat harus kembali ke rakyat. Jangan sampai dana besar ini hanya diam di rekening, sementara masih banyak warga kita yang kesulitan ekonomi,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Jurnas.net - Momen libur panjang pada pekan ini menjadi atensi pengelola transportasi umum Commuter Line. KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah jadwal perjala…

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Jurnas.net - Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks mulai dari krisis moral generasi muda hingga tekanan sosial di era digital Al Irsyad Al Islamiyah…

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Jurnas.net – Di tengah lanskap politik yang semakin dinamis dan ekspektasi publik yang terus meningkat, DPD Partai Golkar Jawa Timur memilih mengubah p…

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…