Jembatan Besuk Resmi Beroperasi: Diyakini Mampu Bangkitkan Ekonomi Bondowoso-Situbondo

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Jembatan Besuk di ruas batas Bondowoso-Situbondo. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Jembatan Besuk di ruas batas Bondowoso-Situbondo. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan penggantian Jembatan Besuk di ruas batas Kota Bondowoso dan Kabupaten Situbondo, tepatnya di KM BWS 18+300, Sabtu, 1 November 2025. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan menjadi penguat konektivitas antarwilayah sekaligus penggerak ekonomi lintas kabupaten.

“Alhamdulillah kita bersyukur bahwa Jembatan Besuk ini sudah siap digunakan. Insyaallah jembatan ini bisa memaksimalkan konektivitas yang memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, sosial, pendidikan, dan mobilitas masyarakat,” kata Khofifah, Senin, 3 November 2025.

Jembatan baru dengan nilai kontrak Rp6,95 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 itu dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang sudah dalam kondisi kritis dan membahayakan, terutama saat musim hujan. Struktur baru ini membentang 24,6 meter dengan lebar 9 meter jauh lebih kokoh dan representatif dari sebelumnya.

“Jembatan lama sudah sangat berisiko, terutama ketika debit air meningkat. Karena itu, kita percepat penggantian agar masyarakat tetap aman dan aktivitas logistik tidak terganggu,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini memiliki arti strategis karena lokasinya menjadi penghubung utama Bondowoso–Situbondo. Apalagi, beberapa waktu lalu kondisi kritis jembatan Besuk terjadi bersamaan dengan amblesnya jalur Gumitir yang sempat menghambat pasokan BBM ke wilayah Jember dan sekitarnya selama tiga hari.

“Dari BPJN disebutkan, perbaikan di Gumitir tidak bisa ditunda karena amblesannya makin parah. Saat itu, jalur Besuk belum bisa dilalui kendaraan berat, jadi sekarang kita pastikan jalur ini siap untuk mendukung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Kado dari Khofifah untuk Buruh: UMK 7 Daerah Jatim Naik Per November

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga berpesan agar masyarakat, camat, dan kepala desa turut menjaga infrastruktur tersebut. "Apa yang kita resmikan hari ini adalah bagian dari aset kita bersama. Tolong dijaga dan dirawat agar manfaatnya panjang,” pesannya.

Selain meresmikan Jembatan Besuk, Khofifah juga meninjau pavingisasi jalan lingkungan di Desa Badean, Kecamatan Badean, Bondowoso. Pekerjaan senilai Rp197,8 juta ini ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari kalender.

Ia juga meresmikan perbaikan akses jalan Desa Bulurejo–Sambimulyo di Banyuwangi sepanjang 2,5 kilometer dengan pemasangan paving dan dinding penahan tanah, serta penggantian Jembatan Sidodadi (panjang 6 meter, lebar 3 meter) dan pemasangan batu outlet drainase di Desa Bulurejo, Purwoharjo. Seluruh proyek infrastruktur tersebut dibiayai APBD Pemprov Jatim TA 2025 dan telah selesai 100 persen.

Warga setempat menyambut hangat selesainya pembangunan Jembatan Besuk.“Alhamdulillah sekarang jembatannya bagus dan lebih lebar. Dulu sempit dan sering tergenang banjir. Terima kasih Bu Khofifah sudah wujudkan harapan warga,” ujar Agus (55), warga Desa Besuk, Kecamatan Klabang, Bondowoso.

Dengan rampungnya berbagai proyek infrastruktur ini, Khofifah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan konektivitas di seluruh Jawa Timur agar ekonomi daerah tumbuh lebih merata.

Berita Terbaru

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…