Skema Sistematis Pemprov Jatim di Pelabuhan Probolinggo: Surat Gubernur Hingga Aliran Modal Rp253 Miliar

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Timur, Wagiyo. (Insani/Jurnas.net)
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Timur, Wagiyo. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Penyelidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terhadap dugaan penyimpangan pengelolaan Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, mengungkap rangkaian kebijakan berlapis yang menunjukkan adanya pola sistematis di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sejak 2015. Temuan tersebut didasarkan pada analisis bukti-bukti dokumen resmi, surat-menyurat, serta pemeriksaan saksi dari berbagai elemen, mulai pejabat pemprov hingga pengurus BUMD.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo, menjelaskan bahwa proses bermula dari surat Gubernur Jawa Timur Nomor 552.3/3569/104/2015 tertanggal 10 Agustus 2015. Dalam surat itu, Gubernur Soekarwo menyampaikan kepada Dirjen Perhubungan Laut bahwa PT Delta Artha Bahari Nusantara (PT DABN) adalah BUMD milik Pemprov Jatim yang telah mengantongi izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Padahal status hukumnya belum memenuhi syarat sebagai BUMD sesuai UU No. 23 Tahun 2014 dan Permenhub No. 15 Tahun 2015,” kata Wagiyo, Kamis, 11 Desember 2025.

Penyidik menemukan bahwa klaim tersebut tidak sesuai fakta hukum. PT DABN merupakan anak perusahaan PT Jatim Energy Services (PT JES), bagian dari holding energi Pemprov Jatim, namun bukan BUMD yang bergerak di sektor pelabuhan sebagaimana dipersyaratkan regulasi.

Meski demikian, pada periode yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Jatim saat itu, Wahid Wahyudi, mengusulkan PT DABN sebagai entitas yang dianggap paling siap mengelola Pelabuhan Probolinggo. Padahal, berdasarkan aturan, perusahaan yang tidak berstatus BUMD kepelabuhanan tidak dapat ditunjuk sebagai operator pelabuhan publik.

Pada 2016, PT JES mengalami kerugian dan kemudian diakuisisi oleh PT Petrogas Jatim Utama (PT PJU). Dengan akuisisi ini, PT DABN otomatis menjadi anak perusahaan PT PJU. PT PJU sendiri merupakan BUMD energi, bukan BUMD pelabuhan.

Kejaksaan mendalami bahwa perubahan struktur ini dimanfaatkan sebagai “jembatan legal” agar PT DABN tetap dapat mengajukan dan menerima konsesi pelabuhan meski tidak memenuhi syarat sektor.

Temuan lainnya terkait penyertaan modal Pemprov Jatim kepada PT PJU sebesar Rp253 miliar melalui Perda No. 10 Tahun 2016. Sebagian dana tersebut tercatat mengalir ke PT DABN untuk operasional pelabuhan.

Penyidik menilai pola ini bermasalah karena beberapa hal. Antara lain karena Perda secara tegas melarang penyertaan modal dialirkan ke entitas yang bukan BUMD. Kemudian skema aliran dana melalui PT PJU diduga digunakan untuk menggerakkan aset dan modal ke PT DABN, yang pada saat itu tetap tidak berstatus BUMD.

Puncaknya terjadi pada Desember 2017, ketika PT DABN menandatangani perjanjian konsesi dengan KSOP Probolinggo. Kejaksaan menyebut pada saat perjanjian ditandatangani, PT DABN belum memiliki lahan maupun aset pelabuhan yang diwajibkan dalam PP 64/2015 Pasal 74 ayat (2a).

Kondisi tersebut baru terpenuhi empat tahun kemudian, yakni pada Agustus 2021, ketika aset pelabuhan baru dialihkan. Perbedaan time line ini menjadi salah satu titik dugaan pelanggaran kewenangan dan penyimpangan prosedural.

Selama periode 2018-2024, PT DABN mencatat pendapatan Rp193,4 miliar, namun setoran kepada negara melalui KSOP hanya Rp5,3 miliar atau sekitar 2,75%. Saat ini penyidik tengah menghitung apakah terdapat potensi kerugian negara, penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan pendapatan, atau penguasaan aset negara tanpa dasar hukum sah.

Hingga kini, Kejati Jatim telah memeriksa 25 orang saksi dari berbagai unsur. Mereka meliputi pekerja bongkar-muat, pengurus PT DABN, pimpinan PT PJU, pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, dan pejabat Biro Perekonomian Pemprov Jatim selaku pengawas BUMD.

Temuan penyidik menunjukkan adanya keterkaitan antar-dokumen, alur dana, dan kebijakan administratif yang mengalir berjenjang dari lingkup Gubernur, Dishub Jatim, BUMD energi, hingga Biro Perekonomian.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan tidak kurang dari 25 orang saksi, baik dari pekerja bongkar muat di PT DABN, pengurus DABN sendiri, PJU, maupun dari Pemerintah Provinsi yang melakukan pengawasan, yakni Biro Perekonomian,” pungkas Wagiyo.

Berita Terbaru

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…