Jurnas.net - Polda Jawa Timur bersama Polresta Sidoarjo memusnahkan 9,3 kilogram sabu, hasil pengungkapan jaringan narkoba lintas negara, termasuk yang terafiliasi dengan Malaysia. Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pengungkapan 24 kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Timur, dengan total 40 tersangka.
"Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 9.335,44 gram sabu dan 3 butir pil ekstasi," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Robert Da Costa, Kamis, 18 Desember 2025.
Da Costa menjelaskan bahwa sepanjang periode Januari–Desember 2025, Polda Jatim telah menangani 5.924 kasus narkotika dengan total 7.617 tersangka. "Barang bukti yang berhasil kami amankan selama 2025 meliputi sabu sebanyak 292.488 gram, ganja 103.782 gram atau 103 kilogram serta 960 batang tanaman ganja, ekstasi lebih dari 60 ribu butir, tembakau gorila 479,5 gram, kokain 4,70 gram, serta obat-obatan keras sebanyak 8.610.473 butir,” kata Da Costa.
Da Costa menegaskan, dibandingkan tahun 2024, kinerja pengungkapan kasus narkotika pada 2025 mengalami peningkatan signifikan. Jumlah kasus naik 6,49 persen, sementara jumlah tersangka meningkat 9,14 persen.
Pemusnahan kali ini menambah daftar panjang operasi serupa yang telah dilakukan Polda Jatim sepanjang 2025. Sebelumnya, pada Juni 2025, aparat memusnahkan 49 kilogram sabu, 2.860 butir ekstasi, serta 5.688.600 butir obat keras. Selain itu, pemusnahan bersama Bareskrim Polri juga dilakukan terhadap 85,3 kilogram sabu.
"Hari ini kami kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti dari 24 kasus dengan 40 tersangka. Sebanyak 22 kasus di antaranya merupakan perkara yang telah diselesaikan melalui restorative justice untuk narkoba jenis sabu,” jelas Da Costa.
Perhatian khusus tertuju pada pengungkapan yang dilakukan Polresta Sidoarjo, di mana dua tersangka perempuan diamankan dengan barang bukti 7,8 kilogram sabu senilai sekitar Rp9 miliar. Keduanya diketahui merupakan bagian dari jaringan Malaysia.
Da Costa mengungkapkan bahwa jaringan narkotika yang beroperasi di Jawa Timur memiliki keterkaitan dengan berbagai negara. "Ada jaringan yang berasal dari Timur Tengah, Myanmar, China, dan Malaysia. Modusnya beragam, sebagian besar masuk melalui Sumatra dan Kalimantan, bahkan ada yang langsung masuk melalui Bandara dari Malaysia,” kata Da Costa.
Dari total pengungkapan tersebut, Polda Jatim memperkirakan telah berhasil menyelamatkan sekitar 4,8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika. "Ini bukan sekadar pemusnahan barang bukti, tetapi bentuk nyata perlindungan negara terhadap generasi bangsa,” pungkas Da Costa.
Editor : Risfil Athon
Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…