Kasus Dugaan Penipuan Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Nama Bupati Sidoarjo Subandi Terseret

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo, Subandi. (Istimewa)
Bupati Sidoarjo, Subandi. (Istimewa)

Jurnas.net - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meningkatkan penanganan kasus dugaan penipuan senilai Rp28 miliar ke tahap penyidikan. Perkara ini disebut-sebut melibatkan Bupati Sidoarjo Subandi serta seorang anggota DPRD Sidoarjo M Rafi Wibisono.

Kasus tersebut dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri oleh Dimas Yemahura Alfarauq pada 16 September 2025, dan tercatat dengan Nomor LP/B/451/IX/2025/SPKT/Bareskrim Polri.
Pelapor mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada Rabu, 21 Januari 2026. Penyidikan ini didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Gas.Sidik/70.2b/I/RES.1.11./2026/Dittipidum tertanggal 20 Januari 2026.

Dimas menjelaskan, dugaan penipuan tersebut dilakukan dengan modus investasi pembangunan proyek perumahan. Dalam laporan itu, terlapor disebut menjanjikan rencana pembangunan perumahan dan meminta dana investasi kepada kliennya.

“Dana investasi sebesar Rp28 miliar telah diterima sejak tahun 2024. Namun hingga kini proyek perumahan yang dijanjikan belum terealisasi. Lokasi yang disebut sebagai lahan pembangunan masih berupa area persawahan dan tidak ada aktivitas pembangunan,” ujar Dimas, dikutip dari Viva.co, Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menambahkan, dana investasi yang telah diserahkan tersebut hingga saat ini tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pihak korban, kata Dimas, juga telah beberapa kali melayangkan somasi, namun tidak memperoleh respons dari pihak terlapor. "Korban berharap ada kepastian hukum. Somasi sudah dilakukan, tetapi tidak ada tanggapan,” ujarnya.

Dengan naiknya status perkara ke tahap penyidikan, pelapor berharap penyidik Bareskrim Polri dapat segera menuntaskan proses hukum dan melakukan penetapan tersangka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terlapor, termasuk Bupati Sidoarjo Subandi. Upaya menghubungi melalui aplikasi WhatsApp belum mendapatkan respons, diduga nomor yang bersangkutan telah berubah.

Berita Terbaru

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…