Kasus Korupsi Era Jokowi Terbanyak, Ganjar dan Mahfud Pastikan Komitmen Berantas Korupsi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Capres Ganjar Pranowo saat menyapa relawan dan kader banteng di Kantor DPD PDIP Jawa Timur. (Dok: Jurnas.net)
Capres Ganjar Pranowo saat menyapa relawan dan kader banteng di Kantor DPD PDIP Jawa Timur. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Calon presiden (capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait maraknya kasus korupsi. Bagaimana tidak, kasus korupsi era Jokowi terbanyak dari masa dua presiden sebelumnya.

Sejak Jokowi menjabat sebagai presiden tahun 2014, sejumlah menteri masuk bui akibat berbagai kasus korupsi. Belum lagi kepala daerah seperti bupati/wali kota dan pejabat lainnya.

Harapan masyarakat terhadap Jokowi dalam memberantas korupsi ternyata hanya isapan jempol semata. Sebab banyaknya kasus korupsi, salah satu bukti Jokowi gagal.

Sedikitnya ada enam menteri era Jokowi terjerat korupsi. Mereka adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SYL mengikuti jejak mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham, mantan Menpora Imam Nahrawi, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, dan mantan Mensos Juliari P. Batubara, dan mantan Menkominfo Johnny G. Plate.

Adapun jumlah menteri di era Jokowi yang terjerat kasus korupsi ini, lebih banyak dibandingkan masa dua presiden sebelumnya, yakni Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di mana pada era SBY terdapat lima menteri masuk bui, sedangkan di era Megawati, ada tiga menteri yang terjerat korupsi.

Tak mau kocolongan, capres Ganjar berulangkali menegaskan bahwa dirinya dan cawapres Mahfud MD, memiliki komitmen yang sama untuk memberantas kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) di negeri ini.

"Kami berkomitmen terhadap salah satu agenda reformasi, yaitu pemberantasan KKN," kata Ganjar, di hadapan relawan dan kader PDIP di Kantor DPD PDIP Jatim, Rabu malam, 22 November 2023.

[caption id="attachment_2015" align="alignnone" width="1600"] Capres Ganjar Pranowo saat menyapa relawan dan kader banteng di Kantor DPD PDIP Jawa Timur. (Dok: Jurnas.net)[/caption]

Apabila Indonesia bersih dari KKN, tegas Ganjar, maka seluruh program dari pemerintah bisa berjalan dengan baik, bahkan bisa dipercepat. Sebab, uang negara aman bukan malah dicopet oleh para koruptor. "Dengan cara itu rakyat akan mendapatkan manfaat lebih banyak," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar meminta para kader dan relawan saat mensosialisasikan sosoknya dan Mahfud MD nantinya, dilakukan secara santun, bertutur kata dengan baik, dan tidak menyerang pihak lain. "Jangan sampai mencederai hati orang. Selalu gunakan kalimat dan tutur kata yang baik," pungkasnya. (Mal)

Berita Terbaru

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk b…

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kualitas layanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dengan menyiapkan sumber daya m…