Wali Kota Surabaya Murka Ada Oknum Pegawai Kelurahan Kebraon Pungli

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walkot Surabaya, Eri Cahyadi, sidak ke Kelurahan Kebraon, Kec. Karangpilang. (Humas Pemkot Surabaya)
Walkot Surabaya, Eri Cahyadi, sidak ke Kelurahan Kebraon, Kec. Karangpilang. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, geram setelah menemukan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum pegawai Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, dengan melibatkan salah satu ketua RT setempat. Temuan ini terungkap saat Eri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kelurahan tersebut pada Senin, 8 September 2025.

Dalam sidaknya, Eri menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dokumen lainnya tidak boleh dipungut biaya sepeserpun.

"Saya minta tolong pada semua RT, RW, dan LPMK, jangan sekali-sekali meminta uang jika ada warga yang mengurus KK, KTP, atau dokumen adminduk lainnya,” tegas Eri.

Eri menilai, RT, RW, dan pegawai pemerintah dipilih untuk membantu masyarakat, bukan membebani mereka dengan pungutan yang tidak perlu. Ia mengingatkan bahwa semua pejabat dan perangkat di tingkat kelurahan hingga kota harus mengutamakan pelayanan publik yang bersih dan transparan.

"Jadi, saya minta jangan ada lagi tarikan atau pungutan apapun, kecuali itu memang kesepakatan warga untuk kebutuhan bersama, seperti iuran sampah atau perbaikan saluran air. Untuk adminduk, saya tegaskan, nol rupiah!” ujar Eri.

Baca Juga : Eri Cahyadi Pangkas 30 Persen Anggaran PPATK Pemkot Surabaya

[caption id="attachment_8485" align="alignnone" width="1156"] Walkot Surabaya, Eri Cahyadi, di sela sidak ke Kelurahan Kebraon, Kec. Karangpilang. (Humas Pemkot Surabaya)[/caption]

Untuk mencegah kasus serupa, Wali Kota Eri memerintahkan seluruh camat di Surabaya untuk mengumpulkan RT, RW, dan LPMK di wilayah masing-masing. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi secara terbuka dan transparan, bahkan harus direkam untuk memastikan pesan sampai ke semua pihak.

"Saya minta camat mengundang dan mengumpulkan RT dan RW, lalu sosialisasinya direkam dan disebarluaskan. Dengan begitu, tidak ada lagi alasan pungutan liar terjadi,” kata Eri.

Eri juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika menemukan praktik pungli di lingkungannya. Menurutnya, warga yang melapor justru membantu pemerintah menciptakan pelayanan publik yang bersih.

"Saya minta tolong seluruh warga Kota Surabaya, jangan pernah takut menyampaikan kasus seperti ini. Jangan khawatir dikucilkan, karena kita harus bergotong royong untuk mengungkap kebenaran,” jelas Eri.

Sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter warga, Pemkot Surabaya saat ini tengah menggencarkan program “Kampung Pancasila” yang menekankan nilai gotong royong, kebersamaan, dan pelayanan publik yang adil.

"Saya tegaskan sekali lagi, untuk pengurusan KK, KTP, dan adminduk lainnya, tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun,” pungkas Eri.

Berita Terbaru

Peserta HBH Bawean Internasional Antusias Abadikan Penampilan Zamrah dan Saman di Yogyakarta

Peserta HBH Bawean Internasional Antusias Abadikan Penampilan Zamrah dan Saman di Yogyakarta

Minggu, 12 Apr 2026 11:42 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:42 WIB

Jurnas.net — Suasana meriah dan penuh kehangatan menyelimuti gelaran Halal Bihalal (HBH) Internasional Bawean yang digelar di Yogyakarta, Minggu, 12 April 2…

Jazilul Fawaid Siap Biayai HBH Internasional di Universitas Sunan Gresik, Perkuat Diaspora Bawean

Jazilul Fawaid Siap Biayai HBH Internasional di Universitas Sunan Gresik, Perkuat Diaspora Bawean

Minggu, 12 Apr 2026 10:34 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 10:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, komitmen memperkuat ikatan diaspora Bawean dalam momentum Halal Bihalal (HBH) Bawean…

PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Jawa–Bali, Recovery 500 kV Paiton Tuntas Terkendali

PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Jawa–Bali, Recovery 500 kV Paiton Tuntas Terkendali

Minggu, 12 Apr 2026 09:23 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 09:23 WIB

Jurnas.net -  PLN kembali menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur. Kali ini, langkah strategis dilakukan …

Pemkot Surabaya Kunci Kebocoran Parkir, 616 Jukir Beralih ke Sistem Digital

Pemkot Surabaya Kunci Kebocoran Parkir, 616 Jukir Beralih ke Sistem Digital

Minggu, 12 Apr 2026 08:13 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 08:13 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat reformasi tata kelola parkir dengan memperluas sistem pembayaran digital sekaligus menertibkan juru p…

Tujuh Tokoh Dirikan PBN, Dr. Zainun: Saatnya Bawean Bangkit sebagai Kekuatan Intelektual dan Ekonomi

Tujuh Tokoh Dirikan PBN, Dr. Zainun: Saatnya Bawean Bangkit sebagai Kekuatan Intelektual dan Ekonomi

Minggu, 12 Apr 2026 07:01 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 07:01 WIB

Jurnas.net - Gelombang kebangkitan diaspora Bawean kian menemukan bentuknya. Melalui semangat persatuan dan musyawarah mufakat, Perkumpulan Bawean Nusantara…

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tancap gas menyiapkan kekuatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027. Melalui ajang Piala…